Kutenang

Kalau bertemu Dia,
mau ditaruh mana muka?
Sesungguhnya tidak pernah bisa bersembunyi.
Semua tidak luput dari mata.

Bahkan udara,
yang tidak berruang dan berbau.
Bahkan amuba,
bahkan sel inti.

Kita ragu,
karena tidak percaya bukannya?
Dialah satu satunya yang sangat sederhana.
Saya sangat mencintai Dia apa adanya saja.

      Setiap malam, saya bisa tidur dengan hangat,
      karena tahu Dia juga mencintai saya apa adanya dari sana.


Lingkupiku,
Pinggir Ibukota, Januari tengah 2012
Paus