Jumat, 12 Agustus 2011

Untitled

kepalaku cabul
penuh cabul
wajahku cabul
penuh cabul

bubul, nah!cabul
      nah!cabul

baik, aku beritahu. dadaku cabul
iya memang perutku cabul! perutku penuh cabul, penuh!

(sreeeet sreeet) kemaluanku cabul! kelaminku tempat percabulan
cabul? cabuuuuuuuuul?? makan cabul? keluar cabul! keluar cabul? masuk ke cabul!

nah! kakiku
kaki yang cabul, melangkah kemana tempat dimana ada cabul
seluruhnya dalam badan

kepalaku penuh selangkangan
yang berharap mendapat sedikit lendir agak renggang
yang berharap mencapai keklimaks-an dengan bunyi "aaaaaaaaaahhh, (crotcrot!)

ah! selamat makan para budak nafsu!
akan sianglah dengan lendir berbau amismu
dan simpan dalam kulkas untuk sarapan besok.


11 Agustus 2011
Solo Raya


Idiot - Paus
diinspirasikan oleh : Efek Rumah Kaca - Kenakalan remaja di era informatika