Balada Kembalinya Lelaki Senja #2

i
Senja,
Apa kamu tahu bahwa kamu adalah air?
yang membawa hidup, yang membawa nelangsa angan.

ii
Hai senja,
bagaimanakah mungkin kamu membuat seseorang menjadi munafik?
tentang ketidaksadaran kami, para pemuja senja.

Senja,
Mengapa kamu begitu dekat?
lekat dalam hati bahkan pekat ke kuku- kuku kami yang suam.

iii
Senja,
Apa kamu tahu bahwa kami sangat memujamu?
Bukan karena percaya dan kepercayaan,
bukan karena nyata dan semu,
bukan karena ramai dan sepi,
bukan karena sirik dan dengki.

Kakak saya mengatakan bahwa kami memang sangat memujamu, sangat!
Kemudian sesaat saya tersadar, bahwa saya tak punya seorang kakak.



Dalam Balada Kembalinya Lelaki Senja Kemana?
Kereta Senja Bengawan, 2010
Paus